RECOVERY BOILER BLACK LIQUOR

Defenisi Recovery Boiler Recovery Boiler adalah suatu unit Boiler yang spesial digunakan untuk memurnikan senyawa - senyawa kimia an organik yang terkandung dalam Black Liquor ( sisa pemasakan dari Digester ) dan sekaligus sebagai pembangkit steam bertekanan tinggi ( High Pressure Steam ).

Heavy Black Liquor ( 70 % solid ) mengandung :
Senyawa an organik dengan kandungan utama Na2CO3, Na2SO4, NaOH, Na2S.
Senyawa organik yang berasal dari kayu selama pemasakan di Digester berupa serat kayu, ligmin
Air
Energy panas yang terkandung dalam Heavy Black Liquor berkisar 3100 - 3500 kcal/kg dry solid.
Energy panas ini sebagian digunakan untuk mengkonversi senyawa an organik dan sebagian lagi digunakan sebagai bahan bakar untuk membangkitkan steam
Heavy Black Liquor yang diproduksi oleh Vacuum Evaporator di masukan ke Mixing Tank, didalam mixing tank dicampur dengan abu pembakaran yang berasal dari ESP ( Electrostatic Precipitator ) dan dari daerah Economizer-1, Economizer-2, Boiler Bank, kemudian ditambah dengan salt cake ( Na2SO4 powder ).
Setelah dicampur di Mixing Tank, Heavy Black Liquor ( HBL ) disemprotkan ke Furnace untuk dibakar melalui spray gun. Sebelum sampai di furnace terjadi proses pengeringan oleh hembusan udara panas, kemudian mengumpul di dasar furnace membentuk charbed dan terbakar setelah mencapai titik bakar.
Kebutuhan udara pembakaran dihembuskan melalui Primary, Secondary dan Tertiary wind box yang terletak di sekeliling dinding bagian bawah furnace.

Untuk memulai pembakaran di furnace serta untuk menstabilkan kondisi pembakaran, digunakan bahan bakar solar yang disemprotkan melalui burner ke dalam furnace.
Selama pembakaran, proses berikut berlangsung di furnace yaitu :
1. Senyawa - senyawa organik terbakar melepaskan panas dan sebagian berubah menjadi gas.
2. Sodium sulphate ( Na2So4 ) yang terdapat dalam HBL dan dari salt cake direduksi menjadi senyawa sodium sulphite ( Na2S )
Na2So4 + 2C Ns2S + 2 Co2
Kecepatan Reduksi dihitung :
Reduction Rate : Na2S . X 100 %
Na2S + Na2So4
3. Senyawa - senyawa an organic meleleh seperti lahar disebut Smelt.
Apabila kondisi pembakaran berlangsung sempurna, reduction rate mencapai > 95 %
Lelehan senyawa kimia an organic ( smelt ) akan mengumpul di sekeliling sisi charbed dan mengalir keluar smelt spout masuk kedalam Dissolving Tank, dimana didalam dissolving tank, smelt akan dilarutkan dengan WWL ( Weak White Liquor ) dari RC, hasil campuran dari smelt dengan WWL disebut Green Liquor ( GL ) yang dipompakan dari dissolving tank RB ke seksi RC untuk di Recausticyzing menjadi WL ( White Liquor ) atau cooking liquor
Untuk digunakan kembali sebagai bahan pemasak kayu di Digester ( Pulp Making Section )

Sisa udara dan gas - gas hasil pembakaran yang disebut Flue gas masih mengandung nilai Energy panas yang tinggi.
Flue gas ini dihisap / ditarik oleh suatu alat yang dinamakan Induced Draft Fan ( IDF ), dimana flue gas akan melewati pipa - pipa Boiler tersebut sehingga air yang terdapat dalam perpipaan Boiler secara perlahan - lahan menjadi panas dan berubah menjadi steam bertekanan tinggi yang selanjutnya dipergunakan untuk penggerak Turbine Generator sebagai pembangkit energy listrik.
Jadi produksi sampingan dari Recovery Boiler adalah STEAM bertekanan tinggi ( 60 bar )

Smelt Reduction Efficiency :

Na2SO4 + 2C + Heat ----- Na2S + 2CO2
SRE = Na2S/Na2S+Na2SO4 x 100%
Recauticizing
CaO + H2O --- Ca(OH)2
Ca(OH)2 + Na2CO3 --- 2NaOH + CaCO3
CaCO3 + Heat ----- CaO + CO2

Sejarah Recovery Boiler

Bubur kraft pertama kali dikembangkan di Jerman tahun 1870 an, dalam pengertian kuat di Jerman : Bubur kraft menghasilkan bubur serat keras pada proses pematangan singkat.
Penambahan Na2SO4 akan berakselerasi dengan proses delignification tanpa mengurangi kekuatan serat pulp.
Bubur kertas yang pertama dibuat pada tahun 1909 di kota Roanake Rapids, North Carolina, popularitas bubur kraft berkembang, tahun 1930 dengan ditemukan Recovery Boiler yang membuat bubur kertas kraft lebih ekonomis.
Dewasa ini bubur kertas kraft sekitar 70 % diproduksi di Amerika.

Siklus Feed Water menjadi Steam Recovery Boiler 6
Demineralizer water ( PG steam ) Feed Water Tank Economizer 1 Economizer 2 Dolezal ( untuk RB-6 & RB-12 ) Steam drum Bagian bawah steam drum ke perpipaan dinding Boiler, furnace & Boiler bank Steam drum Bagian atas ke screen tube Primary superheater Secondary superheater Tertiary superheater Steam ke turbine generator.

Pressure Park Recovery Boiler

1. Furnace tempat berlangsungnya proses pembakaran HBL
2. Superheater ditempatkan diatas furnace, dilindungi dengan nose serta screen tube.

Nose dirancang untuk menghasilkan tekanan aliran flue gas yang kuat dan terarah ke superheater, serta untuk melindungi superheater dari proses yang berlebih. Kemudian superheater yang datang dari furnace ke superheater. Kejadian ini berlanjut dari Primary superheater, secondary superheater dan tertiary superheater.
3. Screen Tube
Untuk menghindari panas langsung flue gas yang datang dari furnace ke superheater dan menurunkan temperatur dari furnace dengan cara digunakan oleh screen tube.
4. Boiler Bank
Lokasinya terletak dibelakang Superheater.
5. Economizer
Economizer terdiri dari Economizer 1 & 2 merupakan aliran panjang counter flow antara aliran flue gas dan feed water

Faktor Pendukung Recovery Boiler

1. Soot Blowing System
Soot blower bertujuan untuk menjatuhkan atau membersihkan abu yang melekat pada perpipaan bagian dalam Boiler ( superheater, boiler bank, economizer ).
RB-6, mempunyai 86 sets Sootblower ( 43 bagian kiri, 43 bagian kanan )
2. Medium Pressure Steam
Untuk Air preheater, start up burner, smelt spout steam shuttering.
3. Low Pressure Steam
Untuk air preheater
4. Condensate
5. Electrostatic Precipitator ( ESP )
Setiap RB harus dilengkapi dengan ESP yang berguna untuk menangkap partikel - partikel padat yang terdapat dalam flue gas yang selanjutnya partikel padat ( abu ) tersebut dikembalikan ke Mixing Tank untuk dicampur dengan HBL
RB-5 Dilengkapi dengan 2 sets ESP
RB-6 & 12 dilengkapi dengan 3 sets ESP
RB-11 dilengkapi dengan 4 sets ESP

Recovery Boiler ini juga dilengkapi dengan system Pengamanan

1. System Interlock
System ini berfungsi untuk mencegah kerusakan Boiler apabila terjadi penyimpangan kondisi operasi.
2. Safety Valve
Alat ini berfungsi untuk menjaga tekanan Boiler tidak melebihi batas tekanan keamanan yang ditentukan.
3. System Rappid Drain.
System ini berfungsi untuk mengosongkan air boiler sampai lebel minimum, apabila terjadi kebocoran yang parah pada perpipaan Boiler yang menyebabkan air masuk kedalam furnace.
System ini dioperasikan pada saat emergency dan berlangsung dengan cepat agar Boiler terhindar dari kerusakan yang lebih parah.

RB Quality Control

1. Demineralizer Water pH 6.0 ~ 8.0 Conductivity < 5.0 ms/cm
2. Feed water pH 8.0 ~ 9.5 Conductivity < 5.0 ms/cm SiO2 < 40.0 ppb N2H4 10.0 ~ 50.0 ppb
3. Boiler water pH 9.5 ~ 10.5 Conductivity < 150.0 mx/cm PO4 2.0 ~ 12.0 ppm SiO2 < 3.50 ppm
4. Saturated Steam pH 7.5 ~ 9.5 Conductivity < 5.0 ms/cm SiO2 < 40.0 ppb
5. Superheater Steam pH 7.5 ~ 9.5 Conductivity < 5.0 mx/cm SiO2 < 40.0 ppb
6. Green Liquor NaOH 12.0 ~ 20.0 g/l Na2S 25.0 ~ 35.0 g/l Na2CO3 70.0 ~ 85.0 g/l TSS < 1500 ppm
7. Smelt Reduction rate > 95.0 %


0 komentar to "RECOVERY BOILER BLACK LIQUOR"

Poskan Komentar

Labels

Ads 468x60px

Category

Featured Posts

About This Blog

Blogroll

Labels

Labels

Followers

Blogger templates

Sponsored Ads

Blogger Tricks

Blogger Themes

Diberdayakan oleh Blogger.

About Me

Foto Saya
Pekanbaru, Riau, Indonesia
Graduate Diploma 3 Mechanical Engineering (ITP) of Padang

Popular Posts

Pages

Labels

Blog Archive

Daftar Blog Saya

Sample text

Bagi anda yang sedang atau ingin mengetahui tentang power plant ( pembangkit listrik ) ada baiknya anda saya perkenalkan dengan salah satu power plant yang cakupanya cukup luas dalam proses pemakaianya sebagai pembangkit listrik atau pembangkit turbin.salah satunya adalah Recovery Boiler.
Mudah-mudahan blog yang saya buat ini bisa jadi referensi bagi anda yang sedang mencari acuan tentang Recovery Boiler.
Jangan lupa kalau ada komentar anda bisa add di kolom Coment.
Web hosting for webmasters